Aku adalah ruang kelas
aku bisu, tak bisa bicara
tapi aku jadi telah jadi saksi
atas perjalanan hidup manusia
yang tak pernah tahu masa depannya
aku adalah ruang kelas
aku bisu, tak bisa bicara
dan di sini aku melihat semuanya
bagaimana manusia itu belajar
dan bagaimana manusia itu tumbuh dewasa
aku adalah ruang kelas
aku bisu, tak bisa bicara
namun aku telah mendengar
ratusan curahan hati umat manusia
ada yang menyumpah-serapahi dosennya, "anjing itu dosen..ngomong apaan sih di depan"
hingga ada yang menyanjung dosen yang sama, "aduh, dosen yang itu enak banget ngejelasinnya"
ada yang menyumpah-serapahi ujiannya, "anjing ini ujian susah banget sih..soal apa ini"
hingga ada yang menyanjung soal ujian yang sama, "aduh, gampang nih soal..untung dah belajar"
bahkan tak sedikit pula yang bengong saja serta tertidur tak tahu mau menjawab apa
di soal ujian yang sama
aku adalah ruang kelas
aku bisu, tak bisa bicara
namun aku melihat semuanya
bagaimana seorang manusia
belajar dan berkembang
aku sering melihat bangku kosong tak ditempati
ada yang datang terlambat, ketika kelas sudah jalan setengah baru sampai
ada pula yang ketika kelas jalan setengah, dia keluar tak kembali-kembali
masuk kembali waktu kelas masuk injury time
malah ada yang tak pernah aku lihat
tahu-tahu duduk manis di kelas waktu ujian tiba..
aku adalah ruang kelas
aku bisu, tak bisa bicara
namun aku tahu apa yang dipikirkan manusia ketika tiba di sini
ada yang memikirkan pacarnya sedang apa di luar kelas sana, selingkuh atau tidak
ada yang memikirkan pertandingan futsal, timnya menang atau tidak
ada yang memikirkan soal aksi nanti siang, lancar atau tidak
ada yang memikirkan tugas mata kuliah lain, bisa selesai hari ini atau tidak
ada yang memikirkan ujian, gampang atau tidak
ada yang memikirkan acaranya, bakal sukses atatu tidak
ada yang memikirkan mau cabut ngrokok kapan, skarang atau tidak
bahkan ada yang tidak memikirkan apa-apa..hanya bengong di kelas
aku adalah ruang kelas
aku bisu, tak bisa bicara
namun aku adalah saksi dari perjalanan hidup umat manusia
saksi ketika mereka melalui masa mahasiswa mereka
ada yang waktu pertama tiba duduk di kursi terlihat pendiam, ternyata tukang tidur
ada yang waktu pertama tiba duduk di kursi terlihat mencatat, ternyata menggambar
ada yang terlihat tidak meyakinkan, namun ternyata paling pintar
ada pula yang emang dari awalnya sudah terlihat pintar dan rajin
aku juga melihat bagaimana perbedaan mereka ketika lulus sma dan lulus mahasiswa
ada yang lebih oke secara fisik
tapi perkembangan otak dan perilakunya payah
ada pula yang sebaliknya, secara fisik semakin memprihatinkan
tapi jika soal otak dan perilaku, tiada tandingannya
dan mereka semua berubah
tidak ada yang sama persis ketika lulus mahasiswa dan ketika lulus sma
aku adalah tempat mereka berbagi kebahagiaan ketika masuk sini dan keluar dari sini
aku adalah tempat mereka berbagi duka ketika mereka tidak bisa keluar dengan mudah dari sini
aku sudah melihat berbagai macam persahabatan dan percintaan
ada yang persahabatannya tulus, ada juga yang menusuk dari belakang
ada yang percintaannya tulus, ada juga yang cuman jadi parasit bagi yang lain
di sini aku melihat semua
bagaimana manusia berkembang
aku memang bisu, tidak bisa bicara
namun bukan berarti aku buta, tuli, dan tidak peka
aku tahu seperti apa dosenmu dulu, namun kau tidak
aku juga kelak tahu seperti apa kau kelak, namun muridmu tidak
aku bisa tahu busuknya hatimu, tapi mungkin pacar dan sahabtmu tidak tahu
dan aku juga bisa tahu sekeras apa kau berusaha di sini, tanpa satupun yang tahu
ya, aku memang hanya ruang kelas
bisu, tidak bisa bicara, dianggap benda mati
namun berhati-hatilah
karena aku bisa tahu segalanya tentangmu
yang belum tentu orang terdekatmu tahu
(depok, 19 desember, 8.19)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar